• Jelajahi

    Copyright © Kontras Media
    media news network

    Iklan

    Iklan Beranda

    Google Rilis Gemini 3 Flash di Antigravity, Coding Kini Bisa Lebih Cepat dari Pikiran

    Monday, February 9, 2026, 10:59 AM WIB



    Google kembali membuat gebrakan besar dalam dunia teknologi dan pengembangan perangkat lunak.


    Perusahaan raksasa teknologi tersebut baru saja menghadirkan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Gemini 3 Flash, langsung ke platform Google Antigravity.


    Integrasi ini bertujuan utama: mempercepat alur kerja pemrograman berbasis agen atau yang dikenal sebagai agentic coding.


    Konsep agentic coding menandai perubahan signifikan dari cara pengembang bekerja saat ini.


    Jika sebelumnya AI hanya membantu pelengkapan kode, kini fokusnya beralih ke agen yang mampu merencanakan dan mengeksekusi tugas secara keseluruhan, atau end-to-end.


    Agen ini memiliki kemampuan untuk merencanakan langkah-langkah, mengeksekusi perubahan, hingga melakukan proses debugging (pencarian dan perbaikan bug).


    Semua proses tersebut dapat dilakukan melintasi berbagai lingkungan kerja, mulai dari editor kode, terminal, hingga browser, dalam satu alur kerja yang mulus.


    Gemini 3 Flash sendiri merupakan pengembangan yang dibangun dari momentum kesuksesan Gemini 3 Pro yang dikenal memiliki kemampuan penalaran dan multimodal tingkat lanjut.


    Meskipun demikian, model Flash ini dirancang khusus untuk kecepatan tinggi dengan efisiensi biaya yang jauh lebih baik.


    Kecepatan menjadi faktor krusial, menurut Google. Waktu tunggu yang lama saat agen AI “berpikir” dinilai dapat mengganggu kondisi fokus pengembang saat mengerjakan tugas kompleks.


    Apabila terjadi waktu tunggu, ritme kerja yang sinkron antara manusia dan AI akan terganggu.


    Oleh karena itu, Gemini 3 Flash hadir untuk menghilangkan hambatan latensi, memungkinkan proses pengembangan berjalan secepat alur berpikir pengembang.


    Pengembang kini dapat membangun aplikasi lebih cepat sambil mempertahankan, dan bahkan meningkatkan, kreativitas mereka selama proses coding.


    Di dalam lingkungan Antigravity, Gemini 3 Flash menggabungkan performa coding yang setara dengan versi Pro, namun dengan latensi yang sangat rendah.


    Kombinasi ini menjanjikan pengalaman agentic yang optimal, di mana manusia tetap terlibat secara aktif dalam proses pengambilan keputusan utama.


    Google mengklaim bahwa kemampuan coding dan fungsi agen pada model baru ini jauh lebih unggul dibandingkan versi AI sebelumnya.


    Data benchmark menunjukkan bahwa Gemini 3 Flash mampu mengungguli kemampuan agentic coding dari model pendahulunya, Gemini 3 Pro.


    Bahkan, model ini meraih skor impresif 78 persen pada pengujian SWE bench Verified, sebuah tolok ukur penting dalam dunia pengembangan perangkat lunak.


    Keunggulan kecepatan yang lebih tinggi juga mendukung siklus iterasi yang sangat cepat saat pengembang perlu menambahkan atau memodifikasi fitur.


    Agen AI ini kini bahkan mampu mengendalikan browser, mengelola perintah di terminal, dan secara otomatis membuat fitur yang diminta.


    Pengembang hanya perlu menjelaskan perubahan yang diinginkan, dan agen akan segera membuat rencana, lalu menulis kode yang diperlukan dengan kecepatan kilat.


    Agen juga dapat membuat artefak, melakukan verifikasi kode, dan menjalankan proses otomatisasi lainnya yang sering ditemukan dalam alur kerja Antigravity.


    Latensi yang lebih rendah sangat mempercepat proses umpan balik, memastikan bahwa proses koreksi, penyempurnaan, dan debugging berjalan tanpa hambatan.


    Benchmark menunjukkan bahwa kemampuan coding Gemini 3 Flash mampu bersaing ketat dengan model AI yang berukuran jauh lebih besar dan kompleks.


    Bagi Google, metrik utama keberhasilan bukan hanya performa mentah, tetapi juga kemampuan model untuk menjaga alur kerja pengembang tetap mengalir tanpa gangguan.


    Dengan Gemini 3 Flash, pengembang dapat menjalankan loop agen kompleks secara efisien, menjadikannya alat wajib untuk penggunaan harian di lingkungan kerja berbasis AI. ***

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    CLOSE ADS
    CLOSE ADS
    close